Browsing All Posts published on »November, 2010«

>Debu Semesta

November 27, 2010 by

0

> by A. Alexander MeringKawan, seperti juga engkau, aku harus menemukan jalanku, walau sejujurnya aku tidak tahu harus kemana. Tak perlu kau katakan lagi padaku betapa sudah banyak  orang di dunia ini berusaha, tetapi bahkan sampai mati pun ada yang tidak menemukan apa-apa.Aku bukanlah orang yang putus asa dan ingin lari. Aku hanya ingin mengatakan… [Read more…]

Debu Semesta

November 27, 2010 by

0

by A. Alexander MeringKawan, seperti juga engkau, aku harus menemukan jalanku, walau sejujurnya aku tidak tahu harus kemana. Tak perlu kau katakan lagi padaku betapa sudah banyak  orang di dunia ini berusaha, tetapi bahkan sampai mati pun ada yang tidak menemukan apa-apa.Aku bukanlah orang yang putus asa dan ingin lari. Aku hanya ingin mengatakan padamu… [Read more…]

>Clandestine Modern: head-hunters of the Future

November 20, 2010 by

0

> by A. Alexander MeringI am leaving this place, leaving you and everyone who are trying to find a piece of history at every nook and cranny. I am leaving, not because I am a coward, but this is the way for me to seek adventures, freedom and a place for my future. I am… [Read more…]

Clandestine Modern: head-hunters of the Future

November 20, 2010 by

0

by A. Alexander MeringI am leaving this place, leaving you and everyone who are trying to find a piece of history at every nook and cranny. I am leaving, not because I am a coward, but this is the way for me to seek adventures, freedom and a place for my future. I am leaving,… [Read more…]

>Negeri Warung Kopi

November 2, 2010 by

0

> Kota kami terdiri dari air,  papan iklan dan dendam yang tak pernah punah.  Tak satu pun yang benar-benar mencintai sejarah di tempat ini, kecuali para pembual di warung kopi yang memperdebatkan keturunan dan asal-usul yang konon berasal dari negeri antah berantah. Selebihnya adalah sampah! Beberapa lagi adalah guru sejarah, yang tak pernah menulis apa-apa,… [Read more…]

Negeri Warung Kopi

November 2, 2010 by

0

By A. Alexander Mering Kota kami terdiri dari air,  papan iklan dan dendam yang tak pernah punah.  Tak satu pun yang benar-benar mencintai sejarah di tempat ini, kecuali para pembual di warung kopi yang memperdebatkan keturunan dan asal-usul yang konon berasal dari negeri antah berantah. Selebihnya adalah sampah! Beberapa lagi adalah guru sejarah, yang tak… [Read more…]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.